This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 20 September 2014

TENTANG KITA

Tentang kita

Ada banyak rindu yang tersimpan
Ada banyak cinta yang terpendam
Namun kini bianglala telah beralih semu
Kamu bukan lagi insan yang aku tunggu

Tentang kita yang tak lagi sama
Jalan cerita dengan alur berbeda
Sapaan mesra berpaling bisu tak bersuara
Pengingat luput yang menjelma entah kemana

Aku harus mematahkan perasaan terhadapmu
Melumpuhkan kerangka kisah yang beku
Jika kebahagianmu berada di tangannya
Tak ada lagi alasan untuk aku menghalanginya


Sabtu, 02 Agustus 2014

ANAK KECIL

"Anak kecil"

Suara kicau tak asing bila didengar
Celotehan kecil berubah menjadi hingar bingar
Terpukau saat jemari kecil memegang mainan
Dengan senang mereka tertawa tanpa himbauan

Tatkala insan lain mengusik, tercipta tangis harunya
Senyum bibir terurai disaat canda dilontarkan padanya
Kadang terlihat menyenangkan untuk diraih
Jelas membosankan bila terus bersedih

Anak kecil yang terlihat lucu..
Anggapan lumrah sebagai pengobat pilu
Alasan sederhana yang beralih suka
Penawar letih karna sikap lugunya

Kamis, 31 Juli 2014

ANNISA MEYDIANI GUNAWAN

"Annisa Meidiyani Gunawan"

Nama terindah di pelosok negeri
Bersikap ramah dengan raut penuh berseri
Jamuan tawa mengiringi setiap ucapannya
Berprinsip tangguh dikala keinginan menyelimutinya

Diantara beribu kaum hawa
Disanalah berdiri sosok yang istimewa
Gadis berkacamata manis jelita
Indah di pandang namun tetap sederhana

Annisa meidiyani gunawan
Figur karib yang selalu menawan
Seorang pendengar terbaik yang mengagumkan
Insan yang bersahaja dan tak tergantikan




Selasa, 29 Juli 2014

JIKA TIDAK DITAKDIRKAN

Jika tidak ditakdirkan . . .

Beribu kata yang padam
Berpuluhan rasa hanya mampu terpendam
Keinginan yang tangguh tak berarti kuat
Hingga tiba masa untuk mengabaikan hasrat

Keterbatasan yang tersisa bukanlah jaminan
Karna kenikmatan cukup sederhana untuk diartikan  
Hal yang raya hanya pacuan untuk melangkah
Melaju untuk pribadi yang gemilang dan gagah

Jika tidak ditakdirkan
Akankah keajaiban datang dan menghias
Jika semua sebongkah kias
Cukup menutup mata dan berpandang kebenaran

Selasa, 22 Juli 2014

APA AKU BERJIWA KSATRIA?

Apa aku berjiwa kesatria ?

Dalam tangis aku mengerti
Kisah yang teramat dalam menusuk hati
Diantara mereka melirikku dengan tajam
Yang kini aku artikan sebagai tatapan kejam

Apa harus aku berdiam diri
Disaat mereka menginjak injak harga diri ini
Apa harus aku berjiwa kesatria
Disaat mereka mengambil hakku dengan paksa

Mengaku sedarah namun tindaknya bagai tak bermanusiawi
Bersikap peduli dibalik rasa ingin menguasai
Mengolok bagai orang yang buta akan pendidikan
Bertopeng santun beralasan syariat Tuhan

Senin, 14 Juli 2014

SYUKURI APA YANG KITA MILIKI

Syukuri apa yang kini kita miliki

Apa yang terjadi tak mudah untuk kembali
Dan apa yang kembali akan berbeda sisi
Perbedaan menggurui kita mengenai kehidupan
Kehidupan yang nampak sulit untuk kita ramalkan

Tak sedikit orang memiliki kelemahan
Dan tak banyak orang menujukkan kemewahan
Sadarilah apa yang kita miliki seutuhnya
Lalu simaklah ada insan yang ingin menyerupai kita

Tidakkah kau sadar juga
Lekas bersyukur dan ucapkan terimakasih sedalam asa
Sebelum Tuhan-Mu murka atas kelalaianmu beribadah
Ragamu yang kini kokoh akan rapuh dan lemah

Jumat, 11 Juli 2014

ILMU

Ilmu 

Ilmu adalah pengetahuan
Bagi setiap para insan
Pembasmi segala kebodohan
Menerangiku di dalam kehidupan

Langkahkan kaki ke palang ajar
Bangkitkan semangat megobar
Walau rintang datang menghampiri
Takkan menghalangi niatku nan suci

Ilmu kau ku banggakan
Senantiasa menuntunku di dalam kegelapan
Ilmu sebagai bekal hidup
Memberi semangat yang tak redup

Minggu, 06 Juli 2014

ARTI HIDUP YANG SEBENARNYA

"Arti hidup yang sebenarnya"

Kini aku mengerti mengenai habitatku
Tempat berteduh yang mulai membuatku rancu
Aku telah keliru mengenai tujuan dan persinggahan
Titik jenuh mengepung jiwaku perlahan

Aku hilang arah saat tengah mendaki
Sosok penuntunku lenyap tak berjejakan kaki
Bisuku terdiam pilu berusap asa ku yang berujung rapuh
Dan akupun mencoba bangkit untuk terus menempuh

Aku berkaca hingga berlampau jauh
Mencoba mengartikan kehidupan yang telah ku kayuh
Banyak kecacatan dan keelokan yang kulakukan
Namun perjalanan tetaplah perjalanan 

Tuhanku maha tahu apa yang aku perlukan
Bodohku yang terus mengeluh atas semua yang tercukupkan
Tak lagi aku meringik namun akan aku syukuri sepenuhnya
Inilah arti hidupku yang membawaku menuju puncak rahmat-Nya




Minggu, 15 Juni 2014

UNTUK PRIA TAK BERINISIAL

"Untuk Pria tak berinisial"

Kini aku berhenti berpijak diri
Menanti satu poros berhaluan hati
Berpegang erat guna memenuhi mimpi
Tak menggubris rintang yang datang menghampiri


Pria tak berinisial, aku bahagia
Ku peruntukan hidupku yang mulai terbiasa
Hanya padamu ku luangkan waktu tuk menunggu

Detik demi detik menjadi saksi nan beku

Tetaplah menjadi pelita yang aku damba
Jadikan aku satunya rasa yang bersahaja
Setiap yang kau miliki ku hargai adanya
Ku harap esok menjadi hari kita untuk bersama . . . 

Rabu, 11 Juni 2014

YANG KUNANTI

Yang ku nanti . . . .

Suatu anugerah pelita rasa
Terselubuk sekam di dalam jiwa
Merasuk perlahan bisukan sukma
Memadu indah beralun asa


Entah siapa, entah mengapa
Dimana harus ku tempuh alur cerita
Hingga kini tak tampak jawabnya
Apa yang telah  memilukan raga


Sampai hati ku telah begini
Membuat diri seakan mati
Ku tak perduli meski harus kunanti
Sesosok insan yang kini penuhi hati ini


Minggu, 04 Mei 2014

DI RADAR SEMPURNA

Di radar sempurna

Ku tuliskan beribu puisi sajakku
Ku goreskan tinta di setiap barisku
Ku nyatakan hasratku dikala malam menyapa
Ku nantikan parasmu disaat sadarku bertanya

Bimbang hati jika diri tak jumpa

Melawan arus yang kian menjalarkan sukma
Mata nan eloknya tertuju di radar sempurna
Sungguh, aku telah mengaguminya sejak lama

Apa dayaku jika semua hanyalah sia-sia

Keterbatasanku untuk menghalangimu bersamanya
Hingga lelah menghampiriku untuk beranjak pergi
Cobalah untuk sejenak melihat aku disini . . .